Cerita Humor Dewasa Lucu 24

Monday, November 16, 2009

1. Cerita humor dewasa lucu: Hutang
Eko dan istrinya, Susi, sedang asyik mandi berdua. Tiba-tiba bel pintu berbunyi. Susi buru-buru mengenakan jubah mandi dan turun ke ruang tamu.

Ternyata yang datang adalah Bambang, teman suaminya. Susi meminta Bambang untuk datang beberapa jam kemudian karena Eko sedang mandi.

Bukannya pergi, si Bambang malah masuk dan berbisik, "Eh, aku ada duit 400 ribu. Aku akan kasih ke kamu kalau kamu mau membuka jubah mandi yang kamu pakai."

Susi tersinggung, tapi karena memang lagi butuh duit, maka ia membuka jubahnya. Buru-buru ditutupnya lagi. 400 ribu rupiah berpindah ke tangan Susi.

"Eh, Sus, aku akan kasih kamu 400 ribu lagi kalau aku boleh megang...dikiiit ajah," kata Bambang makin kurang ajar. Susi benar-benar marah, tapi lagi-lagi, ia memang butuh duit. "Cepet ya?!" Susi berteriak tertahan.

Ia membuka lagi jubah mandinya dan Bambang segera memanfaatkan kesempatan itu. Susi kemudian mendapat 400 ribu rupiah lagi. Bambang pun segera kabur.

"Siapa itu?" tanya suaminya ketika Susi bergabung lagi di bak mandi.

"Oh, cuma si Bambang," kata Susi dengan perasaan bersalah.

"Bambang???" tanya Eko. "Dia utang sama gua 800 ribu, dan belum dibalikin sampai sekarang!"



2. Cerita humor dewasa lucu: Perilaku tumbuh-tumbuhan
Mieke hampir putus asa. Ia sedang ngerjain tugas sekolah buat ngadain penelitian tentang perilaku tumbuhan.

Tapi ia kecewa karena tomat dikebunnya gak tumbuh seperti yang diharapkan. Padahal, ia sudah berhari-hari menyetel musik lembut dikebun tomatnya.

Menurut guru Biologi-nya, pohon tomat akan terstimulasi oleh rangsangan seperti suara musik yang indah.

Karena penasaran, ia menelepon Rudi, temen sekelasnya.

Mieke : "Gimana neh, tomat gue kuntet semua. Gak ada yang merah. Punya elo gimana?"
Rudi : "Tomat gue gedhe-gedhe banget. Merah-merah dan ranum. Kamu pasti gak percaya."
Mieke : "Apa seh resepnya? penasaran gue.."
(Rudi ketawa, lalu berbisik..)
Rudi : " Sederhana aja, setiap 2x sehari, pagi dan sore, gw liatin "ANU" gue didepan tomat-tomat gue. Mereka kan jadi malu dan bersemu merah.."
(.."Iya juga ya, Pikir Mieke"..)

Akhirnya Mieke meniru resep rudi. Seminggu kemudian, Rudi menelepon.

Rudi : "Gimana tomat-tomat elo??"
Mieke : "Gak berubah tuh.." (nada kecewa)
(Tapi mieke segera menambahkan dengan suara bersemangat..), "Tapi elo harus liat kebun ketimun-ketimun gue, ukurannya jadi dua kali lipat lebih gedhe!!!"